Jumat, 21 Desember 2012

TPK Mau Dihilangkan, Ratusan Guru Demo

Jumat, 21 December 2012 | 10:23

LHOKSEUMAWE- Terkait pernyataan Sekdakota Lhokseumawe, Dasni Yuzar, bahwa dana TPK guru akan dihilangkan tahun 2013, membuat reaksi ratusan guru mendatangi gedung DPRK Lhokseumawe, Kamis (20/12).
Ratusan guru itu tergabung dalam Kobar-GB Lhokseumawe, melakukan audensi dengan Wakil Ketua DPRK Suryadi, bersama anggota DPRK setempat dan Asisten Setdako Muzakkir dan Staf Ahli Walikota, Murad Ab.

Wakil Ketua Kobar-GB Kota Lhokseumawe, Afifuddin MS, pada kesempatan itu mengatakan, pertemuan atau audensi itu digelar terkait pernyataan Sekdako Lhokseumawe disebuah media cetak baru-baru ini, bahwa dana TPK guru akan dihilangkan di tahun 2013.Sebut dia, atas pernyataan membuat ratusan guru yang sudah mendapatkan sertifikasi menolak apa yang telah disampaikan oleh Sekdako Lhokseumawe tersebut. Dan meminta kepada DPRK Lhokseumawe, akan memperjuangkan nasib guru di Kota Lhokseumawe, agar dana TPK jangan dihilangkan di tahun 2013 mendatang.

Salah seorang guru dari SMK Negeri 4 Lhokseumawe, Ruhamah, juga mengatakan, aspirasi guru itu harus diperjuangkan oleh anggota dewan sebagai wakil rakyat yang duduk di DPRK Lhokseumawe. “Dulu dana Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) guru diberikan Rp 1 juta, dan sekarang hanya Rp 500 ribu. Kemudian, di tahun 2013 akan dihilangkan sesuai pernyataan Sekdako Lhokseumawe,”ungkapnya.

Menurutnya, atas dasar pernyataan tersebut membuat ratusan guru mendatangi DPRK Lhokseumawe, untuk menyampaikan aspirasinya. Selain itu, lanjut dia, semua pihak menginginkan mutu pendidikan di Lhokseumawe lebih baik. Namun tugas dan tanggungjawab itu tidak semata-mata kepada guru, juga kepada semua pihak di Lhokseumawe.

Sementara itu Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe, Suryadi, mengatakan, para guru di Lhokseumawe tidak perlu takut dengan akan dihilangkan dana TPK tersebut. “Intinya, dana TPK akan kita perjuangkan tidak ada pemotongan ditahun 2013. Dan yang perlu dilakukan oleh guru saat ini hanya untuk terus mendidik siswa-siswi agar berprestasi untuk meningkatkan mutu pendidikan,”terangnya. (arm)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar