“Kuala PPI Kreung Mane Semakin Dangkal”
KREUNG MANE-
Sekitar 1.500 nelayan di Kreung Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara,
saat ini sangat memprihatinkan. Hal itu disebabkan, para nelayan
tersebut tidak dapat melaut dengan lancar akibat kondisi kuala Pangkalan
Pendaratan Ikan (PPI), tidak layak pakai.
Betapa
tidak, kuala PPI yang berada di Gampong Tanoh Anoe itu sudah semakin
dangkal selama hampir 10 tahun. Tentunya, tanpa adanya kepedulian yang
serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, bersama Dewan
Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat.
“Saya
tidak dapat berbuat banyak atas keluhan para nelayan di Kreung Mane.
Boat-boat nelayan berukuran besar dan kecil tidak dapat mendarat ke
kuala PPI dan terpaksa menunggu air pasang,”tegas Panglima LaotKuala Mane, Kecamatan Muara Batu, Abu Dahlan, kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Sebutnya,
tahun lalu persoalan kuala dangkal sudah pernah disampaikan kepada
Pemkab Aceh Utara dan DPRK. Namun, hingga saat ini belum ada respon yang
positif untuk melakukan pengekrukan kuala dangkal tersebut.
“Jadi
selama terjadi kedangkalan Kuala Mane, sehingga menyulitkan boat-boat
nelayan untuk keluar-masuk kuala. Kondisi itu akan ekonomi para nelayan
menjadi prihatin karena tidak dapat menurunkan hasil tangkapan ikan ke
kuala,”cetusnya.
Untuk
itu dia meminta peran serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab), DPRK dan
Pemerintah Aceh, untuk segera untuk melakukan pengekrukan kuala dangkal
tersebut. Hal itu penting dilakukan, untuk memudahkan aktifitas
boat-boat nelayan untuk keluar-masuk ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)
Krueng Mane, di Gampong Tanoh Anoe, kecamatan setempat.
“Sebenarnya,
saya sudah sering menginformasikan kepada Pemkab melalui Dinas Kelautan
dan Perikanan Aceh Utara. Tapi sepertinya masih kurang merespon apa
yang menjadi harapan dan kebutuhan para nelayan Krueng Mane,”ungkapnya.
Selain
itu, lanjut dia, selama ini banyak nelayan yang mempertanyakan kepada
dirinya kapan akan dikeruk kuala dangkal oleh Pemkab Aceh Utara.
Apalagi, tahun lalu dinas terkait pernah menjanjikan untuk segera
melakukan pengekrukan kuala dangkal tersebut.
Sementara
itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Utara, Saiful
Bahri, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin, tidak berhasil dihubungi,
terkait kuala dangkal di Kreung Mane, Aceh Utara. (arm)

