LHOKSEUMAWE- Warga Paya Lhok, Gampong Paya Peuntuet dan Gampong Blang Poroh, Kecamatan
Muara Dua, Kota Lhokseumawe, berhasil menangkap sepasang kekasih yang sedang
berdua-duaan di tempat gelap, Minggu (8/4) sekira pukul 23.30 WIB.
Lokasi ditangkap sepasang kekasih
yang diduga berbuat mesum dikawasan Komplek Pembangunan Perumahan Poroh Permai
Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Mereka adalah
berinisial Fah (32) sudah beristri warga Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti
dan Deb (30) pembantu rumah tangga di rumah pak cecep Gampong Batuphat Barat,
Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Informasi yang diterima Metro Aceh,
sepasang kekasih itu datang ke Komplek Pembangunan Perumahan Poroh Permai
Gampong Blang Poroh, dengan menggunakan sepeda motor. Setiba dilokasi mereka
hendak masuk kedalam rumah yang belum siap, sehingga warga Paya Lhok yang
sempat melihat mereka berdua ditempat gelap pada pukul 23.30 WIB, langsung
menangkap.
Kemudian, warga Paya Lhok
menginformasikan kepada warga Blang Poroh. Saat mereka ditangkap Fah sempat
berusaha kabur, namun massa yang sudah mengepung lokasi berhasil menangkap Fah
dan termasuk kekasihnya Deb.
“Setelah ditangkap keduanya dibawah ke Kantor Geuchik
Blang Poroh untuk diproses sesuai dengan hukum adat. Kemudian kami juga
menghubungi WH Lhokseumawe, untuk dititipkan di Kantor WH,”jelas Ketua Pemuda
Blang Poroh, Musliadi Harun, kepada
Metro Aceh, kemarin.
Kata dia, sekira pukul 02.30 dini
hari, sepasang kekasih itu dijemput WH dan kini sudah menekam di Kantor WH
Lhokseumawe, untuk menjalani proses hukum. “Kami dari warga Blang Poroh, akan
mennyelesaikan kasus itu secara hukum adat, karena berusaha membuat mesum di
gampong kami,”tegasnya, seraya menambahkan, barang bukti yang disita atau
diambil dilokasi kejadian berupa kasur.
Sementara itu, menurut pengakuan Fah
saat dijumpai Metro Aceh, mengatakan, dirinya tidak mengenal Deb tersebut.
Dimana sebelum kejadian Deb disuruh jemput di kawasan Cunda pada pukul 23.00
WIb oleh temannya bernama Andi yang juga warga Hagu Selatan.
“Jadi setiba dilokasi itu ternyata
Andi belum datang, tapi warga yang sempat melihat kami disitu langsung
menangkap dan memukul kami,”jelasnya, yang didampingi istrinya di Kantor WH
Lhokseumawe. Sebut dia, dirinya tidak
berbuat apa-apa dengan Deb karena cuma disuruh antar saja ke situ oleh Andi.
Hal senada juga disampaikan Deb. Kata
Deb, dia juga tidak mengenal dengan Fah dan tidak berbuat apa-apa saat tiba
dilokasi tersebut. Yakni di Komplek Pembangunan Perumahan Poroh Permain,
Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua. Kota Lhokseumawe. (arm)
Sumber: Rakyat Aceh/Metro Aceh