“Terpaksa Gigit Jari dan Utang Menumpuk”
ACEH UTARA- Sebanyak 2.165 tenaga bakti murni dari kalangan guru dan staf tata usaha pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Aceh Utara, belum gajian. Sepertinya, nasib tenaga bakti murni ini seakan di anaktirikan oleh Pemkab Aceh Utara, tanpa jelas realisasi gaji mereka selama enam bulan terakhir ini.
Gaji para abdi negara ini yang tertunggak mulai bulan Januari, Februari, Maret, April, Mei dan Juni 2012.
Tentunya, ribuan tenaga bakti murni itu belum dapat bernafas dengan lega, karena gaji mereka yang biasa disebut sebagai penayah itu tidak jelas pembayaran oleh dinas.
“Jadi selama enam bulan itu gaji kami belum jelas realisasi dan kami juga sudah banyak berutang untuk biaya hidup sehari-hari,”ungkap beberapa guru tenaga bakti murni Aceh Utara, yang enggan namanya dipublikasi kepada Rakyat Aceh, kemarin.
Menurut abdi negara ini, keterlambatan pembayaran gaji tersebut sudah sering terjadi pada setiap tahun anggaran. Walaupun jatah gaji atau penayah yang diberikan hanya Rp 300 ribu perbulan, tapi sangat membantu biaya kehidupan mereka.
Kata mereka, sampai hari ini (kemarin,red) dinas belum ada tanda-tanda untuk membayar gaji yang sudah tertunggak selama enam bulan tersebut. Hal itu dibuktikan, belum adanya pengajuan amprah gaji dari dinas kepada UPTD dan ke sekolah masing-masing untuk ditandatangani oleh tenaga bakti murni.
“Jika gaji mau dicairkan kami disuruh teken berkas amprah gaji yang diajukan oleh dinas. Tapi ini belum ada kejelasan kapan realisasi gaji tersebut, sehingga kita terpaksa gigit jari dan berutang kepada orang lain”cetusnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Aceh Utara, Razali, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin, mengatakan, SK guru tenaga bakti murni baru dalam beberapa hari lalu selesai. “Jadi dalam minggu ini dinas akan mengajukan amparahan gaji mereka ke masing-masing UPTD untuk diteruskan ke sekolah, agar ditanda tangani oleh tenaga bakti murni, sebelum gaji dicairkan,”ucap Razali yang mengaku sedang berada di Banda Aceh.
Sementara itu data yang diterima Rakyat Aceh, gaji tenaga bakti murni dijajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Aceh Utara, pada setiap tahun anggaran mencapai Rp 7.794.000.000 bagi 2.165 guru dan staf tatausaha. Dengan hitungan Rp 300 ribu perbulan untuk setiap tenaga bakti murni tersebut. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar