“Umat Islam Wajib Teruskan Perjuangan Rasul SAW”
BLANG POROH- Umat islam di bumi Aceh wajib meneruskan perjuangan
Nabi Muhammad SAW, sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan hadist. Apalagi, selama
ini sebagian umat islam di Aceh sudah jauh melenceng dari ajaran islam dan
hadist.
Tentunya, dengan terjadinya bencana gempa dan
tsunami Aceh pada Minggu 26 Desember 2004 silam, dapat menjadi pelajaran yang
berarti bagi umat islam. Yakni untuk merapatkan barisan dan kembali kepada
ajaran Allah SWT dan RasulNya, karena dibalik bencana itu dapat diambil hikmah.
Dimana dalam musibah tersebut, ratusan ribuan nyawa manusia melayang akibat
dihantam gelombang tsunami Aceh.
Hal itu disampaikan Tgk Nurdin Amin dari Cureh,
Kabupaten Pidie, dalam ceramah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang diadakan
masyarakat Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Sabtu (10/3)
malam, di lapangan depan SD Negeri 3 Muara Dua, gampong
setempat.
Kata Tgk Nurdin, gempa dan tsunami Aceh itu wajib
dikenang oleh semua umat islam di Aceh. Karena ketika itu ada sebagian umat
islam yang mau pindah agama yakni membuat pestapora di pantai di Banda Aceh dan
Sabang, untuk menyambut Natal. “Tapi Allah SWT tidak menghendaki-Nya, sehingga
terjadinya gempa dan tsunami yang maha dasyat serta menggulung semua isi bumi
dan termasuk nyawa manusia melayang,”ungkapnya.
Menurutnya, bagi umat islam yang masih diberikan
umur panjang dan selamat dari bencana tersebut, dapat mengambil hikmah dibalik
bencana gempa dan tsunami. “Kita umat islam jangan pernah berbuat hal-hal yang
dilarang dalam agama, karena kita selaku umat dipenghujung dunia dan umat
paling banyak menerima rintangan meneruskan perjuangan Rasul di
Aceh,”terangnya.
Selain itu, lanjut dia, selama ini juga banyak
dijumpai kalangan muda-mudi yang bebas berkeliaran bukan muhrim berdua-duaan
dan bermesum ria dipinggir pantai serta tempat sunyi lainnya. “Kita selaku
orang tua harus mencegahnya, karena ketika Allah memberikan musibah bukan yang
melanggar ajaran islam yang kena, kita juga akan menerima imbasnya,”cetus Tgk
Nurdin.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Dakwah
Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Musliadi Harun, mengatakan, kegiatan tersebut
merupakan agenda rutin tahun yang digelar Gampong Blang Poroh. “Melalui momentum peringatan
Maulid ini, marilah kita jadikan Akhlak mulia Rasul sebagai suri taulada kita
dalam kehidupan sehari-hari,”harapnya.
Hadir dalam acara Maulid Nabi itu, Ketua KPA
Wilayah Pase, Tgk Zulkarnaini diwakili oleh Tgk Nazaruddin, Geuchik Blang Poroh, Idris Yahya, tokoh
masyarakat, alim ulama dan ribuan warga yang menyaksikan ceramah agama dalam
rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. (arm)
Ceramah Agama- Tgk Nurdin Amin dari Cureh,
Kabupaten Pidie, sedang memberikan ceramah agama dalam rangka
memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Rakyat Aceh/Armiadi.