Jumat, 20 April 2012

Dakwah Akbar Peringati Maulid Nabi Besar
























“Umat Islam Wajib Teruskan Perjuangan Rasul SAW”
BLANG POROH- Umat islam di bumi Aceh wajib meneruskan perjuangan Nabi Muhammad SAW, sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan hadist. Apalagi, selama ini sebagian umat islam di Aceh sudah jauh melenceng dari ajaran islam dan hadist.

Tentunya, dengan terjadinya bencana gempa dan tsunami Aceh pada Minggu 26 Desember 2004 silam, dapat menjadi pelajaran yang berarti bagi umat islam. Yakni untuk merapatkan barisan dan kembali kepada ajaran Allah SWT dan RasulNya, karena dibalik bencana itu dapat diambil hikmah. Dimana dalam musibah tersebut, ratusan ribuan nyawa manusia melayang akibat dihantam gelombang tsunami Aceh.

Hal itu disampaikan Tgk Nurdin Amin dari Cureh, Kabupaten Pidie, dalam ceramah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang diadakan masyarakat Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Sabtu (10/3) malam, di lapangan depan SD Negeri 3 Muara Dua, gampong setempat.

Kata Tgk Nurdin, gempa dan tsunami Aceh itu wajib dikenang oleh semua umat islam di Aceh. Karena ketika itu ada sebagian umat islam yang mau pindah agama yakni membuat pestapora di pantai di Banda Aceh dan Sabang, untuk menyambut Natal. “Tapi Allah SWT tidak menghendaki-Nya, sehingga terjadinya gempa dan tsunami yang maha dasyat serta menggulung semua isi bumi dan termasuk nyawa manusia melayang,”ungkapnya.

Menurutnya, bagi umat islam yang masih diberikan umur panjang dan selamat dari bencana tersebut, dapat mengambil hikmah dibalik bencana gempa dan tsunami. “Kita umat islam jangan pernah berbuat hal-hal yang dilarang dalam agama, karena kita selaku umat dipenghujung dunia dan umat paling banyak menerima rintangan meneruskan perjuangan Rasul di Aceh,”terangnya.

Selain itu, lanjut dia, selama ini juga banyak dijumpai kalangan muda-mudi yang bebas berkeliaran bukan muhrim berdua-duaan dan bermesum ria dipinggir pantai serta tempat sunyi lainnya. “Kita selaku orang tua harus mencegahnya, karena ketika Allah memberikan musibah bukan yang melanggar ajaran islam yang kena, kita juga akan menerima imbasnya,”cetus Tgk Nurdin.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Dakwah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Musliadi Harun, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahun yang digelar Gampong Blang Poroh. “Melalui momentum peringatan Maulid ini, marilah kita jadikan Akhlak mulia Rasul sebagai suri taulada kita dalam kehidupan sehari-hari,”harapnya.

Hadir dalam acara Maulid Nabi itu, Ketua KPA Wilayah Pase, Tgk Zulkarnaini diwakili oleh Tgk Nazaruddin, Geuchik Blang Poroh, Idris Yahya, tokoh masyarakat, alim ulama dan ribuan warga yang menyaksikan ceramah agama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. (arm)

Ceramah Agama- Tgk Nurdin Amin dari Cureh, Kabupaten Pidie, sedang memberikan ceramah agama dalam  rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Rakyat Aceh/Armiadi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar