Jumat, 20 April 2012

  Sabtu, 21 April 2012 | 10:21
Ribuan Ton Hasil Panen Petani Dijual ke Bulog

LHOKSEUMAWE- Sub Drive Bulog Lhokseumawe, membeli 2.500 ton hasil panen petani dari mitra kerja sejak bulan Maret sampai dengan April ini. Sementara stok beras miskin (raskin) saat ini di gudang Bulog Peunteut, mencapai 8.500 ton, masing-masing 6.000 ton beras impor dan 2.500 beras petani yang dibeli mitra kerja. Stok beras tersebut, cukup untuk empat bulan kedepan yang didistribusikan ke Kota Lhokseumawe, Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen.

Kepala Sub Drive Bulog Lhokseumawe, Ir. H. Saifullah, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Jumat (20/4) mengatakan, beras hasil panen petani dibeli oleh pengumpul seharga Rp 4.000 perkilogram. Kemudian, dari pengumpul menjual kembali ke mitra kerja seharga Rp 4.100 perkilogram kering panen. “Jadi kita beli beras petani dari mitra kerja seharga Rp 4.300 perkilogram kering panen,”ucapnya, seraya menambahkan, saat ini di Aceh Utara, Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe, tinggal 70 persen sisa areal tamanan padi masyarakat yang akan panen.

Sebut dia, saat ini pihaknya sedang melakukan didistribusi beras miskin (raskin) untuk bulan April dan Mei. Walaupun belum sampai bulan Mei, tapi pihaknya mendahulukan pendistribusian raskin kepada rumah tangga sasaran. Masing-masing, penerima beras miskin (raskin) di Kabupaten Aceh Utara, 79.127 rumah tangga sasaran (RTS), Bireuen 42.812 RTS dan Kota Lhokseumawe, 13.269 RTS.

“Untuk rumah tangga sasaran (RTS) mendapatkan jatah raskin 15 kilogram serhaga Rp 1.600 perkilogram. Sehingga dalam sebulan itu untuk tiga wilayah kerja kita menyalurkan 2.028 ton raskin,”ungkapnya. Sementara jatah raskin untuk Kabupaten Aceh Utara, 1.186.905 kilogram, Bireuen 642.180 kilogram dan Kota Lhokseumawe, 199.035 kilogram. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar