“ Ketinggian Gelombang Laut 1 Hingga 2,5 Meter”
ACEH UTARA- Cuaca ekstrim yang terjadi wilayah Kabupaten Aceh Utara, sejak bulan Maret lalu akan berakhir pada 21 Juni mendatang. Bahkan, gelombang laut diperairan Selat Malaka mengalami ketinggian antara 1 hingga 2,5 meter, hingga membuat nelayan tak melaut.
Sekretaris SAR Kabupaten Aceh Utara, Hasbullah Ali, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, Rabu (13/6), mengatakan, selama ini pihaknya terus memantau kondisi dilapangan khususnya dikawasan pesisir pantai.
“Jika cuaca buruk atau ekstrim terjadi ditengah laut, bagi nelayan harus segera pulang dan selalu berhati-hati. Karena pengaruh cuaca tersebut akan mengancam keselamatan jiwa nelayan sendiri,”ungkap Hasbullah Ali.
Sebut dia, penyebab pemanasan global yang disertai pepohonan sudah banyak gundul didaerah pedalaman juga mengakibatkan terjadinya cuaca ekstrim. “Gunung sudah panas karena tidak ada lagi pohon, sehingga secara tiba-tiba terjadi hujan dan angin kencang atau angin puting beliung,”ucapnya.
Menurut dia, pengaruh cuaca buruk itu bisa dipastikan akibat ulah manusia sendiri karena terjadi ilegal logging. Pun demikian, pihak sebagi Tim SAR Aceh Utara, terus memantau didaerah pesisir jika terjadi kemungkinan buruk terhadap nelayan saat melaut. “Jadi cuaca ekstrim itu sudah terjadi sejak bulan Maret lalu dan akan berakhir pada 21 Juni mendatang,” terangnya. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar