GEUREUDONG PASE- Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, kini membutuhkan 265 unit rumah kaum dhufa yang tersebar di 12 gampong di kecamatan setempat. Kondisi ratusan unit rumah tersebut sangat tidak layak huni lagi, sehingga dibutuhkan perhatian dari Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Dari 12 gampong itu, yakni untuk Gampong Peudari, 25 unit rumah, Darul Aman 10 unit, Rayeuk Jawa 20 unit, Dayah Seupeng 20 unit, Leubok Kliet 15 unit, Pulo Meuria 20 unit, Lhok Asan 20 unit, Krueng Mbang 25 unit, Uram Jalan 20 unit, Darussalam 25 unit, Suka Damai 20 unit dan gampong Alue Awe 20 unit.
Demikian disampaikan Camat Geureudong Pase, Fuad Mukhtar,S.Sos, kepada Rakyat Aceh, kemarin. Dia mengatakan, jumlah kebutuhan rumah dhuafa tersebut berdasarkan hasil pendataan pihaknya selama ini dilapangan. “Dan itu merupakan program peningkatan perumahan bagi masyarakat miskin atau dhuafa di Kecamatan Geureudong Pase. Kita dari muspika hanya mengusulkan saja kepada Pemkab Aceh Utara, terhadap kebutuhan rumah dimaksud,”ucap Fuad Mukhtar.
Selain itu, sebut Fuad, dalam jangka waktu dua tahun terakhir ini rumah dhuafa yang sudah berhasil bagi masyarakat miskin mencapai 23 unit, masing-masing, bantuan dari Pemkab Aceh Utara, tahun 2007 hanya 6 unit dan tahun 2008 sebanyak 11 unit. Kemudian, bantuan dari Pemerintah Aceh tahun 2008 juga 6 unit. Lanjut dia, pihaknya akan terus berupaya untuk mencari solusi terhadap kebutuhan rumah dhuafa yang sangat dibutuhkan saat ini di Kecamatan Geureudong Pase. Dengan tujuan, agar nantinya semua rumah dhuafa yang tidak layak huni bisa mendapatkan bantuan rumah dari pemerintah. (arm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar