Rabu, 27 Mei 2009

Mampukah APBK 2009 Akan Terealisasi 80 Persen

ACEH UTARA- Beberapa kalangan masih meragukan target realisasi APBK Aceh Utara tahun 2009 bisa mencapai 80 persen dari jumlah anggaran senilai Rp 1,4 triliun. Pasalnya, hingga bulan Mei ini belum ada satu pun proyek pembangunan yang sedang dikerjakan dilapangan.

Namun, seperti diberitakan sebelumnya, Sekdakab Aceh Utara, Ir. Syahbuddin Usman, M.Si, mengatakan, saat ini ada beberapa dinas sedang melakukan pengumuman proses tender proyek pembangunan.

“Paling tidak jika tender sudah selesai maka pada bulan Juni mendatang, proyek pembangunan dapat dilaksanakan dilapangan,”ucap Sekdakab, seraya menambahkan, bagi dinas-dinas yang belum menenderkan proyek dapat langsung melakukan sebagaimana mestinya. Dengan harapan, agar nantinya pembangunan di Aceh Utara dapat mencapai target, sehingga tidak terjadi lagi Silpa pada setiap akhir anggaran.

Lain halnya yang disampaikan Direktur Eksekutif LSM Reuncong Aceh, Zainal Abidin Badar, SH. M.Hum, kepada Rakyat Aceh, kemarin, kalau kita lihat dari permasalahan yang sedang terjadi di tubuh Pemkab saat ini, hal itu mustahil bisa tercapai realisasi proyek pembangunan 80 persen. Apalagi, pasca bobolnya rekening milik Pemkab di Bank Mandiri Jalembar Jakarta Barat, senilai Rp 20 miliar.

Sebut Zainal, kondisi yang terjadi sekarang adalah untuk gaji guru honorer dan gaji perangkat desa dan tuha peut, juga belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. “Coba bayangkan hampir lima bulan para guru honorer, guru bakti murni dan lainnya belum menerima hasil jerih payahnya berupa gaji yang diterima oleh mereka,”ucap Jimbron sapaan akrabnya.

Kata dia, bagaimana pemerintah mau melakukan pengumuman tender proyek, untuk gaji tenaga pendidik dan perangkat desa saja belum tahu kapan akan dicairkan. Sementara guru honor dan bakti murni di Kota Lhokseumawe, sudah menerima gaji mereka walaupun yang diberikan baru tiga bulan dari Januari sampai dengan Maret lalu.

Namun, kenapa di Kabupaten Aceh Utara, masih menahan realiasi gaji para tenaga pendidik tersebut. apakah karena APBK 2009 sedang bermasalah pasca bobolnya rekening Pemkab di Bank Mandiri Jalembar, Jakarta Barat. “Jadi sangat tidak mungkin proyek pembangunan 2009 di Aceh Utara, akan terealisasi hingga mencapai 80 persen,”imbuhnya. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar