Sabtu, 23 Mei 2009

Warga Pertanyakan Pasar Terpadu Belum Berfungsi

LHOKSEUMAWE- Sejumlah warga Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, mempertanyakan kepada Pemerintah Kota (Pemko) setempat, belum mengfungsikan Pasar Terpadu di kawasan jalan pase. Akibatnya, kondisi bangunan yang terbuat dari papan sudah mulai lapuk dan terbengkalai.

Tidak hanya, disekitar lokasi Pasar Terpadu yang dibangun selama hampir satu tahun lebih, sudah banyak jumpai rumput-rumput lebat. Sepertinya, jika lihat bangunan ini sudah telantarkan begitu saja tanpa difungsikan oleh Disperindakop dan Pemerintah setempat.

“Sangat kita sayangkan bangunan yang sudah dibangun itu kini menjadi tempat berteduhnya hewan ternak ketika turun hujan. Seharusnya, Pasar Terpadu tersebut bisa difungsikan sebagaimana mestinya,”ucap Iskandar (40) warga Banda Sakti, kepada Rakyat Aceh, Jum’at (22/5). Kata dia, jika Pasar Terpadu itu belum juga difungsikan paling tidak dinas terkait dapat membersihkan lingkungan disekitar pasar. Sehingga rumput-rumput yang mulai tumbuh bisa teratasi dengan membabatnya.

Sementara itu, Walikota Lhokseumawe, Munir Usman, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, kemarin, menyebutkan, pihaknya membantah jika katakan Pasar Terpadu ditelantarkan dan belum kita fungsikan mempunyai alasan tersendiri. “Kan ada tahapan-tahapanya, karena untuk pemasangan arus listrik dan perangkat lainnya melalui proses tender. Jadi bagaimana mau menempatkan para pedagang kalau listrik saja belum ada. Nanti malah kita di komplin memberikan tempat yang belum lengkap,”ucap Walikota Lhokseumawe.

Untuk itu, Munir Usman, meminta kepada masyarakat agar dapat bersabar menunggu peresmian Pasar Terpadu tersebut, karena sampai saat ini masih dalam proses tender untuk pemasangan listrik dan perangkat lainnya. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar