Selasa, 26 Mei 2009

Ribuan Guru Bakti dan Honda Belum Terima Gaji

ACEH UTARA- Sebanyak 2.115 guru bakti murni dan guru honor daerah (honda) di Kabupaten Aceh Utara, hingga kini belum menerima gaji sejak bulan Januari sampai dengan Maret 2008. Padahal, mereka sangat membutuhkan gaji tersebut untuk kebutuhan keluarganya. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, belum juga menyalurkan kepada mereka.

Kondisi itu akan berdampak buruk bagi proses belajar mengajar disekolah, apalagi menjelang persiapan Ujian Nasional (UN) yang sudah diambang pintu, yakni pada bulan April mendatang. Seharusnya, pemerintah lebih memperhatikan nasib para guru tersebut.

“Keterlambatan pembayaran gaji kami bukan terjadi pada tahun ini saja. Akan tetapi sudah setiap tahun,”ujar salah seorang guru bakti munir, asal Kabupaten Aceh Utara, kepada Rakyat Aceh, Jumat (21/3), yang enggan namanya dipublikasi.

Dia mengatakan, saat mempertanyakan kejelasan gaji tersebut ke dinas terkait, selalu beralasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2008 belum disahkan. “Jika terus menunggu pengesahan APBK itu, sehingga kami sebagai guru bakti murni terpaksa harus berutang untuk membeli kebutuhan keluarga,”keluhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Pemkab Aceh Utara, Muhammad Jamil, M.Kes, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh, melalui telepon selulernya, kemarin, dirinya membenarkan belum membayar gaji guru bakti murni dan honor daerah.

“Sebenarnya bukan kita tidak membayar gaji mereka, tapi kita harus menunggu pengesahan APBK tahun 2008. Apabila anggaran itu belum disahkan, kita pun belum bisa melakukan pembayaran gaji mereka,”jelas M. Jamil.

Untuk itu dia meminta kepada guru baik berstatus bakti murni maupun honor daerah, agar dapat bersabar menunggu pengesahan APBK tahun 2008. Karena, untuk gaji mereka sudah diusulkan dalam APBK dengan jumlah keseluruhan mencapai Rp 7 milyar selama tahun 2008. “Tentunya, bagi para guru tersebut jangan beranggap terhadap gaji mereka sengaja tidak kami salurkan,”imbuhnya. (arm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar